Di episode penutup tahun 2025 ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pendengar setia maupun pendengar baru Podcast Keluarga Katolik.
Kami menutup tahun ini dengan hati penuh syukur dan sebuah sharing yang mendalam dari Puspa. Ia berbagi kisah tentang bagaimana Tuhan menuntunnya melalui sebuah peristiwa penting dalam hidupnya, dan bagaimana perjalanan itu membentuk imannya secara nyata melalui Sakramen Ekaristi.
Sebuah episode reflektif untuk menutup tahun, mengajak kita melihat kembali karya Tuhan yang sering hadir dalam hal-hal sederhana, namun mengubah hidup.
#KeluargaKatolik #PodcastKatolik #RefleksiAkhirTahun #Syukur #ImanKatolik #Ekaristi #KeluargaKristiani #HidupBeriman
00:00:05
Selamat jumpa teman teman keluarga Katolik.
00:00:08
Hari ini kita akan mendengarkan episode terpadu dari aku dan dia
00:00:14
pangkas keluarga Katolik masih bersama mami puspa dan deddy
00:00:19
rasa selamat mendengarkan. Syalom teman teman keluarga
00:00:25
Katolik dimanapun teman teman berada.
00:00:27
Apa kabar? Semua di.
00:00:30
Penghujung tahun 2025 ini aku pengen sharing singkat tentang
00:00:33
pengalamanku yang terjadi belum lama ini.
00:00:37
Ceritanya kan? Kita udah di.
00:00:42
Bulan Desember ya teman teman pasti punya banyak acara, acara
00:00:48
dan kegiatan kegiatan yang berhubungan dengan natal.
00:00:52
Nah kemarin ini aku juga menghadiri misa perayaan natal
00:00:57
gitu dan sebelumnya aku tuh diharapkan datang 1 jam
00:01:01
sebelumnya ya tapi. Namanya juga mama mama yang
00:01:07
bawah anak kalau ke acara acara seperti itu.
00:01:12
Aku running late gitu dan ada kesalahpahaman di salah satu
00:01:17
anakku dan dia marah. Jadi waktu aku mau berangkat ke
00:01:22
acara itu ke acara misa itu, suasana hatiku sudah enggak
00:01:27
enak. Sudah telat juga udah harus
00:01:31
menenangkan anak yang salah paham gitu ya jadi.
00:01:36
Pokoknya enggak enak lah suasana hati dan ya suasana di
00:01:40
keluargaku gitu. Udah pengin.
00:01:44
Enggak jadi. Pergi aja.
00:01:45
Udah pengin batalin aja semuanya gitu.
00:01:50
Tapi toh akhirnya aku juga terus berangkat dan aku ngerasa saat
00:01:56
kita mau makin dekat mah tuhan itu, kayaknya banyak hal yang
00:02:01
bisa menghalangi kita gitu. Jadi aku pikir hmm kayaknya aku
00:02:05
harus terus maju gitu. Enggak enggak balik ke rumah
00:02:10
gitu terus terbang. Nah trus waktu misa aku cuma
00:02:17
bisa berdoa tuhan aku datang. Bawa segala.
00:02:23
Keberadaanku gitu ya. Kali ini aku nggak datang dengan
00:02:29
hati yang penuh sukacita dan dan apa ya?
00:02:34
Yang pokoknya hati yang baik, yang yang.
00:02:38
Fit gitu tapi aku bilang aku kali ini hadir dengan hati yang
00:02:44
hancur. Karena ada kesalahpahaman dan ya
00:02:49
ada. Hubungan yang retak ya di dalam
00:02:51
dalam keluarga gitu. Hmm.
00:02:54
Aku mau. Datang.
00:02:55
Bawa. Hati yang hancur ini.
00:02:59
Dalam misa dan aku mempersembahkan kita sekalipun
00:03:03
hatiku hancur. Aku mau datang mempersembahkan
00:03:05
apa yang aku miliki ini gitu. Dan belum lama ini aku.
00:03:13
Di refresh gitu ya ingatanku tentang.
00:03:17
Misa. Tentang pranekaristy di gereja.
00:03:22
Salah satu. Hal yang yang.
00:03:25
Aku berkesan itu. Waktu.
00:03:30
Penjelasan tentang. Give preparation nah kalo.
00:03:36
Teman teman ingat. Ini tuh di mana?
00:03:40
Biasanya kita. Tuh mempersiapkan.
00:03:43
Dompet kita biasanya ada kolekte dan terus ada petugas
00:03:48
persembahan yang membawa. Roti dan anggur dari belakang
00:03:54
gitu. Maju ke depan ke altar dikasih
00:03:57
ke romo gitu ya inget kan bagian itu nah.
00:04:02
Um di salah satu. Penjelasan romo yang aku dengar
00:04:07
roti dan anggur itu melambangkan hasil usaha kita.
00:04:10
Hasil apa yang kita miliki gitu dan kita mau persembahkan.
00:04:16
Dan itu nantinya tuhan transform menjadi tubuh dan darah.
00:04:23
Ya dan lalu dibagikan pada kita. Dalam komunikus ya.
00:04:32
Yang aku berkesan itu. Bawalah segala persembahanmu
00:04:39
saat itu. Enggak cuman hasil usaha yang
00:04:44
baik, baik yang bagus bagus gitu ya yang biasanya kita
00:04:48
persembahkan. Tapi sometimes.
00:04:51
Hati yang hancur pun. Boleh kamu bawa dan kamu
00:04:55
persembahkan. Om tubuh.
00:04:59
Yang sakit. Pun.
00:05:02
Bawalah saat itu untuk dipersembahkan dan saat kita
00:05:06
membawa persembahan kita pada tuhan dan menyerahkannya.
00:05:11
Pada tuhan. Di saat itulah.
00:05:14
Tuhan akan mentransform apa yang kita berikan.
00:05:20
Dan mengembalikan semua hal yang kita berikan ini.
00:05:25
Dalam bentuk yang jauh lebih baik.
00:05:29
Dan itu pengajaran itu tuh sangat berkesan buat aku.
00:05:32
Dan aku inget. Jadi aku bilang tuhan aku hari
00:05:36
ini hadian dengan hati yang hancur.
00:05:40
Aku bawa relasiku yang yang retak ini.
00:05:44
Aku bawa keluargaku. Aku persembahkan.
00:05:49
Dan aku mohon engkau transform. Om apa yang yang hancur yang
00:05:56
rata ini? Aku percaya kalau bisa jadikan
00:06:00
baru. Jadi waktu bisa natal itu
00:06:07
bukannya biasanya kan bisa natal uh seneng gitu ya suka cita um
00:06:13
tapi saat itu. Oh ya aku datang baru kali ini
00:06:19
gitu. Kayaknya bisa natal tapi.
00:06:24
Perasaannya itu sedih dan dan hancur.
00:06:28
Tapi teman teman tuhan kita adalah allah yang sangat sangat
00:06:32
baik. Di misa itu oh ada.
00:06:39
Yang dinyanyikan, yaitu dari. Hills warship judulnya new yine.
00:06:46
Jadi kata katanya seperti ini. Kira kira.
00:06:50
Incrushing inpresing you are making new wine.
00:06:55
I come. Here with nothing but all you
00:06:58
have given me, bring me new window.
00:07:01
Me. Jadi aku bisa bayangin kalau
00:07:06
lagi bikin wine itu anggur anggurnya kan dihancurkan gitu
00:07:10
ya. Di press.
00:07:11
Di hancurkan dan. Pokoknya jadi enggak berbentuk
00:07:18
anggur lagi ya hmm. Tapi dari situ kita akan
00:07:23
mendapat wine. Ya enggak enggak dalam bentuk
00:07:26
buah anggur lagi, tapi minuman gitu anggur seperti itu ya
00:07:32
kayak. Saat kita.
00:07:33
Mempercayakan. Hidup kita dalam.
00:07:39
Tangan tuhan yang penuh kuasa dan sangat lembut.
00:07:45
Kadang kita enggak ngerti. Kadang kita.
00:07:48
Enggak paham gitu tuhan ini mau apa gitu tap.
00:07:51
Yang kita cuma bisa. Rasakan.
00:07:53
Itu kayak di. Press di crush gitu dihancurkan,
00:07:59
tapi kita mau diajak percaya. He is making a new wine.
00:08:06
Atau me atau you atau us? Tapi kita harus mau dan rela
00:08:12
dihancurkan dan depress teman teman.
00:08:16
Tanpa proses. Crushing and pressing itu enggak
00:08:21
bisa bikin bikin anggur baru. Dalam hidup kita.
00:08:29
Dan dan lagu ini sangat menguatkan aku gitu.
00:08:32
Kek sangat memberi harapan dan memberi penghiburan.
00:08:38
Oh mungkin saat itu hatiku hancur hatiku enggak karu karuan
00:08:44
gitu ya kek bentuknya gitu berasa kayak babak belur.
00:08:49
Cepi satu hal yang. Aku belajar dan aku ngerasa
00:08:54
tuhan minta untuk aku percaya bahwa lewat proses pressing dan
00:09:00
crushing. Oh tuhan transform me.
00:09:06
Transform my character. Transform my life and my family
00:09:13
untuk jadi anggur yang baru nggak nggak.
00:09:16
Lagi. Jadi buah anggur tapi jadi
00:09:19
minuman anggur. Jadi bentuknya berubah ya dan
00:09:22
aku rasa om. Dalam hidup kita tuhan tuh
00:09:27
pengin dan rindu karakter kita tuh semakin berubah dan semakin
00:09:32
menyerupai dia. Jadi aku bersyukur.
00:09:36
Data kali ini aku punya pengalaman iman yang menguatkan
00:09:42
dan memberi harapan baru gitu. Bahwa ada suatu proses yang
00:09:50
harus kita alami saat kita mau ditransform mau.
00:09:56
Percaya hidup. Kita dalam.
00:09:59
Tangan tuhan yang. Menu kuasai is the winder, he is
00:10:06
our windaker. Dan hmm.
00:10:11
Semoga sharing singkat ini juga bisa menjadi.
00:10:17
Kekuatan buat. Teman-teman yang alamin.
00:10:19
Peristiwa hidup. Yang kek.
00:10:23
Tidak bisa dimengerti gitu keknya lagi bapak belur hancur
00:10:27
atau mungkin banyak tekanan. Banyak gencatan gitu dalam
00:10:32
hidup. Dalam peristiwa peristiwa.
00:10:35
Yang teman teman alami tapi terus percaya dan terus bawa.
00:10:42
Segala hal dalam hidup kita gak cuma yang baik baik saja tapi
00:10:46
juga yang broken broken ini kita bisa bawa dalam setiap perayaan
00:10:53
ekaristi setiap misa. Dan minta tuhan transform.
00:11:01
Whatever progen to be hold again.
00:11:08
Dan, semoga natal kali ini membawa.
00:11:13
Cuka cita baru pengharapan baru. Dan satu ayat dari roma 15 ayat
00:11:19
13. Semoga allah sumber pengharapan
00:11:22
memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera
00:11:26
dalam imanmu supaya oleh kekuatan roh kudus kamu
00:11:31
berlimpah limpah dalam pengharapan.
00:11:35
Amin pleset christmas and happy new year.
00:11:42
Nanti kan kami di episode mendatang dan jika teman teman
00:11:45
terberkati. Oleh episode ini.
00:11:47
Dukung kami ya dengan mensharingkan aku kau dan dia
00:11:50
podcast keluarga Katolik ke saudara dan teman teman yang
00:11:53
lain. Jangan lupa kunjungi kami di.
00:11:56
Www.keluarga Katolik dot online. Di sana teman teman bisa
00:12:00
menemukan. Episode episode.
00:12:01
Sebelumnya dan siapa tahu relevan dengan situasi teman
00:12:04
teman saat ini? Sampai jumpa dan tuhan
00:12:07
memberkati.

